the daisy days of difla






         each color has its own darkness…

August 30, 2009

tributes

Filed under: friendly daisy — difla @ 8:07 pm

(1) — cherry

ketika kamu masih meragu
pada rasa dan rindu yang kamu punya
padaku kah atau padanya

ijinkan aku meraba
rasa indah sementara
yang jatuh luruh di telapak
dan perkenankan aku berharap
ia akan tinggal di genggaman
meski sekejap

kutahu bahwa rentang waktumu
tak kan habis semasa umur
dan jenjang rasaku
tak kan bertahan meski selajur

lalu,
apa salahnya membiarkanku
memelihara sejuk tetesnya
hingga hembus angin menguapkannya?

(for Cherry, in her very own solitude)

__________

(2) — meth

tak akan aku berharap
pada pohon meranggas kering
yang batangnya rapuh menua
pun tidak akan kusangga
andai ia kan tumbang jua

tak akan aku berdo’a
untuk hijau rumput manila
yang segar mengumbar cerita
pun tidak akan kupetik
helai daun berembun sepercik

jika kamu sudah selesai
mundurlah selangkah
ikuti jejak tapak kaki
yang melangkahi rumput basah
dan menghindari pohon tumbang
menuju gubug lapuk atap berlubang

dan
disitu aku
masih menunggumu

(for Meth: hope u’r not waiting in vain)

__________

(3) — lea

I promise,

no more self pitying
no more wasted tears
no more relentless angers
upon the slumbers of those beautiful angels

no more self mourning
no more denied selfishness
no more resentful defenses
upon the laughters of those faithful princesses

I’ll leave, just leave
find my platform
catch up my train
get out of this crowded boredom

I’ll scream, just scream
spread out my message
through the heavy cloud
and search for the silence inside

then I’ll stay, just stay
in the eye of the storm
cause here I will find
an inner light in its best form

(for Lea: i know you can pass through this gracefully)



No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment