a playground, a fairground
terimakasih
kamu sudah mengantarku berangkat tadi
tinggalkan saja aku disini
biarkan aku bermain sendiri
sepenuh imajinasi
tak harus berpikir apa yang boleh kumainkan
dan mana yang akan kaularang
tak harus juga berpikir
kapan mau berhenti
dan kamu
sebaiknya juga bermain sendiri
dengan siapapun teman yang kaumaui
kupikir dengan begini
kita bisa sama-sama
menikmati apa yang diberi nama:
rasa bahagia
meskipun tataran bahagia kita
bisa jadi jauh berbeda
kalau aku selesai nanti
aku juga bisa pulang sendiri
kamu tak usah menjemputku
atau menungguku di perhentian itu
jangan pula berusaha mengantarku pulang
meski cuma sampai ke depan pagar
bukankah kita sekarang ini
memang punya rumah
sendiri-sendiri?
———-
(…and I love the thoughts of coming home to you, even if I know we can’t make it…)
sopo sing dimaksud Doel ???
someone from somewhere in the past- kah ??
ayik — August 24, 2009 @ 7:22 am
hwahahahaaa… yo jelas in the past lah… durung ono sing “present” kok…
difla — August 24, 2009 @ 8:49 am