the daisy days of difla






         each color has its own darkness…

June 10, 2008

september

Filed under: gloomy daisy — difla @ 8:55 pm

ini masih bulan juni kan ‘Day?
kenapa rasanya seperti sudah september
dinginnya begitu menggigit
menyusup ke dalam kulit
ketika dinginnya makin menusuk
aku menggigil gemeletuk
dengan mata merah menahan kantuk

        terasa kering kerontang sunyi dan kosong
        hampa mendera berpeluh lara
        tanpa setetespun air mata

ini angin kencang september, ‘Day
lihatlah pokok pohon vig yang miring terguncang
daun anggur yang berlepasan
biji gandum emas yang bertebaran
kaca di jendela hijau yang hebat bergetar
juga payung bergaris putih biru
yang nyaris terbawa terbang

        (oh, betapa dahsyatnya terpaan badai..!)

ini pasti september, ‘Day
aku yakin itu
dan hari ini aku merasa
waktu berjalan mundur
ke tiga tahun yang lalu
lorong-lorong gelap itu
telah berhasil memerangkap waktu
dan kebun bunga matahari itu
hampir bisa menghantarkanku
pergi bebas
bersama camar putih ke laut lepas

pergilah ‘Day..
aku masih ingin duduk
di bangku kayu kokoh
yang selalu setia menopangku sendiri
bertabur wangi dan melayang tinggi
sembari mendamba
andai waktu bisa berhenti

———-

taken and edited (with permission) from my "dad’s" book

karena

Filed under: gloomy daisy — difla @ 8:53 pm

karena setiap kata
mengandung deraan lara
yang menusuk tulang hingga ke sumsumnya.

karena setiap kehadiran
adalah bagian dari derita berkepanjangan
yang menggores perlahan-lahan.

karena setiap laku
adalah keikutsertaan rasa ragu
yang cuma terekam dalam bisu.

karena setiap keterhubungan
adalah ketakutan akan
terulangnya kesalahan.

karena setiap langkah
selalu membawa secuil kenangan buruk
yang terlanjur mengejawantah.

karena setiap waktu
adalah pengulangan dari persoalan
yang berputar dari itu ke itu

karena setiap kejujuran
membawa resah akan terjadinya kehilangan
besar-besaran

karena setiap perkara
menimbulkan kemungkinan terjadinya
selaksa silang sengketa

lalu…
hendak kita bawa kemana…
rangkaian panjang kereta ini…
nantinya…