one day @ porte maillot
pernah kubisikkan maafku
di siang terik dan dingin menggigit
hari terakhir musim panas ketika itu
belum gugur daun
belum lupa siapa-siapa
belum sadar sepenuhnya
masih sesal menggelayut
masih pasrah masa berjalan
masih berduri sepanjang hari
di bangku plaza
sendiriku bersama kepulan
asap menthol dan wangi anggur merah
kudesiskan maafku sepinta
bukan kau yang ada di porte maillot
bukan siapa-siapa
untuk sejenak
hanya aku
dan ketakmampuanku…
——————–
(i tried to run from your side, but each place i hide will only reminds me of you…)
kalo lagi gak mampu, mendingan jangan minum anggur merah…pusingnya gak enak…he he he…
i'ikituismi — October 27, 2006 @ 9:03 am
sing gawene ngombe “a-mer merek AO” karo romo bambang kuwi lak kowe..
difla — November 5, 2006 @ 8:51 am