<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: perisai tajam</title>
	<atom:link href="http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/</link>
	<description>each color has its own darkness...</description>
	<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 02:09:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: difla</title>
		<link>http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-54</link>
		<dc:creator>difla</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2006 15:13:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-54</guid>
		<description>(to andi)
iya memang sih.. u'r absolutely right.. some of them represented my footprints during my journey of life.. hehe..
kemana? gak jelas tuh.. buatku: "it's not when or where we arrive, it's taking the journey that counts.."
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>(to andi)<br />
iya memang sih.. u&#8217;r absolutely right.. some of them represented my footprints during my journey of life.. hehe..<br />
kemana? gak jelas tuh.. buatku: &#8220;it&#8217;s not when or where we arrive, it&#8217;s taking the journey that counts..&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: difla</title>
		<link>http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-53</link>
		<dc:creator>difla</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2006 14:40:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-53</guid>
		<description>(to mbak maya)
saya setuju banget sama ini: "...sakit itu hanyalah proses dari sebuah kesembuhan yang harus dilewati..."

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>(to mbak maya)<br />
saya setuju banget sama ini: &#8220;&#8230;sakit itu hanyalah proses dari sebuah kesembuhan yang harus dilewati&#8230;&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andi</title>
		<link>http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-52</link>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2006 10:16:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-52</guid>
		<description>Hei, nDhuk....
Ya, kamu. Kamu yang kecerdasan verbalnya ngedab-edabi.

Dari halaman ke halaman oret-oretanmu ini....kok aku seperti bisa liat kamu di sini, di sana, sedang ini, sedang itu, sakit ini, ceria itu, berpikir ini, merasa itu, dengan si anu, atau sendiri.....

Tapi ke mana? Itu yang gak ketemu.

Mau ke mana kah?
Badhe tindak pundi menopo?
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hei, nDhuk&#8230;.<br />
Ya, kamu. Kamu yang kecerdasan verbalnya ngedab-edabi.</p>
<p>Dari halaman ke halaman oret-oretanmu ini&#8230;.kok aku seperti bisa liat kamu di sini, di sana, sedang ini, sedang itu, sakit ini, ceria itu, berpikir ini, merasa itu, dengan si anu, atau sendiri&#8230;..</p>
<p>Tapi ke mana? Itu yang gak ketemu.</p>
<p>Mau ke mana kah?<br />
Badhe tindak pundi menopo?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: maya</title>
		<link>http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-51</link>
		<dc:creator>maya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2006 05:31:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://difla.blog.friendster.com/2006/07/perisai-tajam/#comment-51</guid>
		<description>Pada akhirnya rasa sakit itu tak akan terasa lagi saat kita percaya bahwa sakit itu hanyalah proses dari sebuah kesembuhan yang harus dilewati.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada akhirnya rasa sakit itu tak akan terasa lagi saat kita percaya bahwa sakit itu hanyalah proses dari sebuah kesembuhan yang harus dilewati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
