selaput kebencian
pada diammu yang tak biasa
kutengarai sepercik benci
kepada pijar ledak jelagaku yang tak kaunyana
(meski ada raguku engkau benar bisa membenci
dan kemungkinan tak tahumu
bahwa bencimu adalah cerminmu)
ataukah itu sejumput takut
akan sesuatu yang kau tak ingin berlanjut?
———-
(still wondering.. why do you hate me in a hateful hatred..?)